DetikNews
Kamis 09 Maret 2017, 10:45 WIB

Sidang Korupsi E-KTP

Andi Narogong Berperan Dominan dalam Bagi-bagi Duit Panas e-KTP

Haris Fadhil - detikNews
Andi Narogong Berperan Dominan dalam Bagi-bagi Duit Panas e-KTP
Foto: Terdakwa e-KTP coret-coret berkas (Rina-detikcom)
Jakarta - Nama Andi Agustinus alias Andi Narogong paling mendominasi dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut KPK. Andi Narogong disebut sebagai pengusaha rekanan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) di pusaran mega proyek e-KTP.Pertama kali nama Andi Narogong muncul yaitu ketika Burhanudin Napitupulu selaku Ketua Komisi II DPR bertemu dengan Irman selaku Dirjen Dukcapil. Awalnya, Burhanudin meminta uang ke Irman pada awal bulan Februari 2010 usai rapat pembahasan anggaran Kemdagri agar usulan Kemdagri soal e-KTP segera disetujui. Namun Irman saat itu mengaku tidak sanggup."Bahwa satu minggu kemudian terdakwa I (Irman) kembali menemui Burhanudin Napitupulu di ruang kerjanya di Gedung DPR. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa guna mendapatkan persetujuan anggaran dari Komisi II DPR, akan diberikan sejumlah uang kepada anggota Komisi II DPR oleh pengusaha yang sudah terbiasa menjadi rekanan di Kemdagri, yakni Andi Agustinus alias Andi Narogong," ucap jaksa KPK saat membacakan surat dakwaannya di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2017)."Selain itu, Burhanudin juga menyampaikan bahwa rencana pemberian sejumlah uang untuk anggota Komisi II DPR oleh Andi Narogong tersebut juga telah disetujui oleh Diah Anggraini (Sekjen Kemdagri)," imbuh jaksa KPK.Sepak terjang Andi Narogong dimulai ketika dia mulai menemui Setya Novanto, Anas Urbaningrum, dan M Nazaruddin, yang dianggapnya sebagai representasi kekuatan politik di Komisi II DPR. Bahkan, saat itu keempat orang itu sudah menyusun rencana pembagian uang haram di proyek itu.Kesepakatan antara keempat orang itu tertuang dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa KPK sebagai berikut:a. Sebesar 51 persen atau sejumlah Rp 2.662.000.000.000 dipergunakan untuk belanja modal atau belanja riil pembiayaan proyekb. Sedangkan sisanya sebesar 49 persen atau sejumlah 2.558.000.000.000 akan dibagi-bagikan kepada:- Beberapa pejabat Kemdagri termasuk para terdakwa sebesar 7 persen atau sejumlah Rp 365.400.000.000- Anggota Komisi II DPR sebesar 5 persen atau sejumlah Rp 261.000.000.000- Setya Novanto dan Andi Narogong sebesar 11 persen atau sejumlah Rp 574.200.000.000- Anas Urbaningrum dan Muhammad Nazaruddin sebesar 11 persen atau sejumlah Rp 574.200.000.000- Keuntungan pelaksana pekerjaan atau rekanan sebesar 15 persen atau sejumlah Rp 783.000.000.000Setelah itu, Andi Narogong mulai bergerilya. Dia mulai membagi-bagikan uang agar proyek e-KTP lolos. Jaksa KPK pertama menyebut sekitar bulan September-Oktober 2010, Andi Narogong memulai aksinya."Di ruang kerja Mustokoweni di Gedung DPR, Andi Narogong memberikan sejumlah uang kepada anggota DPR dengan maksud agar Komisi II dan Badan Anggaran DPR menyetujui anggaran untuk proyek pengadaan dan penerapan KTP berbasis NIK secara nasional," kata jaksa KPK.Berikut rinciannya seperti yang disampaikan jaksa KPK:1. Anas Urbaningrum sejumlah USD 500 ribu yang diberikan melalui Eva Ompita Soraya. Pemberian tersebut merupakan kelanjutan dari pemberian yang telah dilakukan pada bulan April 2010 sejumlah USD 2 juta yang diberikan melalui Fahmi Yandri, Sebagian uang tersebut kemudian dipergunakan untuk membayar biaya akomodasi kongres Partai Demokrat di Bandung. Selain untuk membiayai kongres, sebagian lagi diberikan kepada Khatibul Umam Wiranu sejumlah USD 400 ribu dan kepada Mohammad Jafar Hafsah sejumlah USD 100 ribu yang kemudian dibelikan satu unit mobil Toyota Land Cruiser nomor polisi B 1 MJH. Pada bulan Oktober 2010, Andi Narogong kembali memberikan uang USD 3 juta kepada Anas Urbaningrum2. Arief Wibowo sejumlah USD 100 ribu3. Chaeruman Harahap sejumlah USD 550 ribu4. Ganjar Pranowo sejumlah USD 500 ribu5. Agun Gunandjar Sudarsa sejumlah USD 1 juta6. Mustokoweni sejumlah USD 400 ribu7. Ignatius Mulyono sejumlah USD 250 ribu8. Taufik Effendi sejumlah USD 50 ribu9. Teguh Djuwarno sejumlah USD 100 ribuSelain itu, Andi Narogong juga kembali membagikan uang di ruang kerja Setya Novanto di lantai 12 Gedung DPR dan di ruang kerja Mustokweni.Berikut rinciannya seperti yang disampaikan jaksa KPK:1. Pimpinan Badan Anggaran DPR Melchias Marcus Mekeng selaku Ketua Banggar sejumlah USD 1,4 juta2. Wakil Ketua Banggar yaitu Mirwan Amir dan Olly Dondokambey, masing-masing USD 1,2 juta3. Tamsil Lindrung sejumlah USD 700 ribuTak hanya itu, saat masa reses di bulan Oktober 2010, Andi Narogong kembali membagi-bagikan uang. Saat itu, Andi Narogong memberikan uang ke Arief Wibowo sebesar USD 50 ribu untuk dibagikan ke seluruh anggota Komisi II DPR, dengan rincian sebagai berikut:1. Ketua Komisi II DPR sejumlah USD 30 ribu2. 3 orang Wakil Ketua Komisi II DPR masing-masing USD 20 ribu3. 9 orang Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) pada Komisi II DPR masing-masing USD 15 ribu4. 37 orang anggota Komisi II DPR masing-masing antara USD 5 ribu sampai USD 10 ribuKemudian, setelah anggaran proyek e-KTP disetujui Komisi II DPR, Andi Narogong kembali membagikan uang, tepatnya pada Desember 2010 di rumah dinas Sekjen Kemdagri Diah Anggraini."Andi Narogong memberikan uang kepada Diah Anggraini sejumlah USD 1 juta sebagai kompensasi karena Diah Anggraini telah membantu pembahasan anggaran pengadaan dan penerapan KTP berbasis NIK sehingga anggaran tersebut mendapatkan persetujuan DPR," kata jaksa KPK.Lalu jaksa KPK mengatakan pada 24 Desember 2010, Gamawan Fauzi meminta izin Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo agar proyek e-KTP dilakukan dengan skema kontrak tahun jaman atau multiyears. Namun Agus menolaknya."Permohonan tersebut merupakan permohonan yang kedua setelah permohonan yang pertama pada tanggal 26 Oktober 2010 ditolak oleh Agus Martowardojo pada tanggal 13 Desember 2010," ucap jaksa KPK."Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penolakan yang serupa, Andi Narogong kembali memberikan uang sejumlah USD 1 juta kepada Diah Anggraini guna memperlancar pembahasan izin pelaksanaan kontrak secara multiyears," ucap jaksa KPK.Setelah ada uang pelicin dari Andi Narogong, Dirjen Anggaran Herry Purnomo memberi izin Kemdagri untuk mengggunakan metode multiyears di proyek e-KTP pada 17 Februari 2011.Selain itu, jaksa KPK mengatakan Andi Narogong pernah pula menyampaikan pada salah satu terdakwa, Sugiharto, akan memberikan uang Rp 520 miliar ke beberapa pihak. Uang itu dimaksudkan Andi Narogong untuk kepentingan penganggaran. Tentang pemberian itu, Sugiharto melaporkannya ke Irman selaku Dirjen Dukcapil saat itu dan disetujui oleh Irman.
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom Redaksi: redaksi[at]detik.com Media Partner: promosi[at]detik.com Iklan: sales[at]detik.com
News Feed

Melawan saat Ditangkap, Panjul Didor Polisi

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 07:51 WIB
Polisi terpaksa menembak salah satu pelaku residivis, Panjul karena berusaha melawan saat ditangkap.

Kemenhub Siagakan Kapal Patroli di Perairan Jalur Mudik

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 07:37 WIB
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengoperasikan kapal-kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) di sejumlah perairan jalur mudik lebaran.

Obama Akan 'Mudik' ke Indonesia Hari Ini, Langsung ke Bali

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 07:24 WIB
Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barrack Obama direncanakan mengunjungi Indonesia pada (23/6) hingga (1/7) mendatang.

Exit Tol Merak Hingga Dermaga Masih Dipadati Pemudik Pagi Ini

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 07:01 WIB
Pagi ini, masih terjadi kemacetan selepas exit Tol Merak, Cilegon, Banten.

Arus Mudik Diprediksi Menumpuk di GT Kaligangsa Tahun Ini

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 06:40 WIB
Polisi memprediksi pengendara akan menumpuk di Gerbang Tol (GT) Kaligangsa, Tegal, Jawa Tengah tahun ini.

Pagi Ini, Sepanjang Jalur Mudik Tol Cipali Ramai Lancar

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 06:32 WIB
Pagi ini kondisi lalu lintas di Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) terpantau ramai lancar.

Arus Mudik, Tol Cikunir-Cikarang Utama Macet 13 Km Pagi Ini

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 06:26 WIB
Kepadatan volume kendaraan masih terjadi di seputaran Tol Cikunir menuju Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama. Jalanan macet hingga 13 kilometer.

KPK: Banyak OTT Anggota DPRD Terkait Pengesahan APBD

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 05:38 WIB
KPK mengakui, cukup banyak operasi tangkap tangan (OTT) terkait pembahasan APBD.

Puluhan Warga di Boyolali Diduga Keracunan Menu Acara Buka Bersama

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 05:32 WIB
Puluhan warga Desa Kadipaten, Kecamatan Andong, Boyolali, dilarikan ke rumah sakit maupun Puskesmas, diduga mengalami keracunan menu buka puasa bersama.

Anjing Pelacak Disiapkan untuk Cegah Penyelundupan Saat Mudik

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 05:32 WIB
Polda Lampung menyiapkan anjing pelacak atau K-9 (K-nine) untuk antisipasi ada pelaku penyelundupan memanfaatkan keramaian mudik.

17,5 Jam Mudik dari Jakarta ke Yogyakarta via Jalur Selatan

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 05:23 WIB
Saat mudik kali ini, butuh waktu 17,5 jam dari Jakarta ke Yogyakarta untuk perjalanan darat melalui jalur selatan ini.

Puncak Mudik, Tol Cikunir-Cikarang Masih Macet di Waktu Subuh

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 04:44 WIB
Kepadatan lalu lintas masih terjadi di Tol Jakarta-Cikampek pada waktu subuh.

Cerita Pemudik Butuh Waktu 5 Jam dari Jakarta ke Pelabuhan Merak

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 04:45 WIB
Arus lalu lintas saat puncak arus mudik juga berdampak menuju Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Butuh waktu sekitar 5 jam dari Jakarta menuju Pelabuhan Merak.

Macet di Tol Cikampek, Pemudik Pilih Sahur di Pinggir Jalan

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 04:29 WIB
Terjebak macet di tol tak jadi halangan bagi para pemudik untuk tidak makan sahur. Mereka pun menepikan mobilnya dan bersahur di pinggir jalan.

Arus Mudik, Kepadatan Tol Dalam Kota Mulai Mencair

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 04:18 WIB
Menjelang subuh, kepadatan di ruas Tol Dalam Kota nampak mencair.

Libur Lebaran di Banyumas, Gembira bersama Penari Ebeg dan Lengger

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 03:56 WIB
Untuk menghibur warga dan pemudik, Pemkab Banyumas akan menyuguhkan pergelaran seni ebeg dan lengger di berbagai obyek wisata dan tempat berkumpulnya warga.

Puncak Arus Mudik, KMP Trimas Kanaya Mogok di Pelabuhan Merak

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 04:00 WIB
Puncak arus mudik Lebaran 2017 di Pelabuhan Merak diwarnai mogoknya KMP Trimas Kanaya yang mengalami mati mesin.

Macet Jalur Mudik, Cawang ke GT Cikarang Utama Butuh 5 Jam

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 03:53 WIB
Butuh waktu 5 jam untuk menempuh jarak 29 kilometer dari Cawang sampai ke Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama.

Banyak Mobil Pemudik Mengalami Ban Pecah di Tol Darurat Pantura

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 03:39 WIB
Sejumlah kendaraan pribadi yang melintas di tol darurat Pantura, mengalami pecah ban. Selain akibat ban terlalu panas, jalan berkerikil memperparah kondisi ban.

Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan saat Mudik Lebaran

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 03:36 WIB
Polisi sudah menyiapkan skenario untuk mengurai kemacetan selama mudik Lebaran tahun ini, terutama yang mengarah dari Jakarta ke Jawa Tengah.

2 Mobil dan 2 Bus Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Bawen

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 03:27 WIB
Kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Semarang-Bawen dan melibatkan 2 bus serta 2 mobil. Tidak ada korban jiwa meskipun mobil dalam kondisi ringsek.

Warga Tangerang Dikejutkan Penemuan Mayat di Atas Sepeda Motor

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 03:27 WIB
Warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, dikejutkan dengan penemuan mayat di atas sepeda motor.

Mudik Ala Reli Paris Dakar

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 03:26 WIB
Untuk mengurangi kemacetan pemerintah membuka akses jalan tol fungsional. Butuh konsentrasi ekstra untuk melewatinya karena bergelombang dan berdebu

Dua Mobil Mercy Alami Kecelakaan di Gatot Subroto

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 03:20 WIB
Dua mobil Mercedes Benz (Mercy) terlibat kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan.

Dipadati Pemudik, Kendaraan Nyaris Tak Bergerak ke Merak

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 03:11 WIB
Antrean menuju Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, saat ini dipadati oleh pemudik. Kendaraan yang menuju ke lokasi tidak bisa bergerak.

Ada Fasilitas Ganti Popok Bayi di Rest Area Pelabuhan Merak

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 02:45 WIB
Posko Gender Dermaga VI Pelabuhan Merak menyediakan fasilitas ganti popok atau alas bayi gratis khusus bagi para pemudik.

Rest Area KM 86 Cipali Padat Pemudik, Mobil Menepi di Bahu Jalan

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 02:36 WIB
Terjadi kemacetan menjelang rest area KM 86 Tol Cipali, Jawa Barat. Akibatnya, kendaraan yang ditumpangi pemudik menepi di bahu jalan.

Istirahat Sejenak, Pemudik 'Kuasai' Bahu Jalan KM 12 Tol Cikampek

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 02:12 WIB
Sejumlah pemudik yang terjebak macet di Tol Jakarta-Cikampek 'menguasai' bahu jalan di KM 12.

Jarak 10 Km Ditempuh dalam 1,5 Jam di Tol Jakarta-Cikampek

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 01:59 WIB
Semakin malam, kemacetan di jalur tol Jakarta-Cikampek semakin menjadi. Jarak 10 kilometer pun harus ditempuh sekitar 1,5 jam.

Puncak Arus Mudik, Tol Dalkot Masih Macet Dini Hari

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 01:48 WIB
Kepadatan lalu lintas masih terjadi di Tol Dalam Kota mengarah ke Tol Cikampek, Jumat (23/6/2017) dini hari.

Antrean Tol Merak Sampai Cilegon Barat, Kendaraan Dialihkan

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 01:51 WIB
Antrean kendaraan dari arah Jakarta ke tol Merak sudah sampai KM 95 di pintu tol Cilegon Barat. Akibatnya, kendaraan dialihkan melalui jalur arteri.

Geliat Pemudik Pemotor Padati Pelabuhan Merak

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 00:57 WIB
Puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten, diprediksi terjadi hari ini. Para pemudik pemotor mulai memadati Pelabuhan Merak.

Penumpang Pejalan Kaki Padati Pelabuhan Merak

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 00:43 WIB
Bagaimana suasana pemudik pejalan kaki di Pelabuhan Merak hari ini?

Imbas Proyek Tol Becakayu, Kalimalang ke Bekasi Macet

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 00:32 WIB
Kepadatan kendaraan terjadi di Kalimalang menuju Bekasi imbas penyepitan jalur di proyek Tol Becakayu.

Gaya Pemudik Pulang Kampung, Tulis Pesan Rindu hingga Bawa Kado

DETIKNEWS | Jumat 23 Juni 2017, 00:01 WIB
Meski menempuh perjalanan jarak jauh, pulang ke kampung halaman menjadi sesuatu yang dirindukan.

Tol Cakung ke Bekasi 1,5 Jam, Kecepatan Rata-rata 20 Km/Jam

DETIKNEWS | Kamis 22 Juni 2017, 23:56 WIB
Kemacetan terjadi di Tol Cakung mengarah ke Tol Bekasi. Laju kendaraan hanya dapat ditempuh hanya 10 km/jam sampai 20 km/jam.